Minggu, 21 Mei 2017

Golkar Paling Panas

Sejumlah kader  dan pengurus Golkar Mesuji menyampaikan aspirasi agar Ketua DPD Golkar Lampung Arinal Djunaidi maju pada Pilgub Lampung 2018. Dipastikan jika aksi dukung-mendukung ini berlanjut akan membuat internal Golkar terjadi ketegangan. Pasalnya, selain Arinal, mantan ketua DPD Golkar Lampung tiga periode M. Alzier Dianis Thabranie juga sudah mendelarasikan di maju pilgub.
“Ada penyampaian aspirasi dari pimpinan desa dan kecamatan di Mesuji, meminta Arinal Djunaidi mau mencalonkan di Pilgub  mendatang sebagai calon gubernur. Teman-teman di tingkat desa berjanji akan berjuang memenangkan Pak Arinal,” kata Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Daerah Golkar Lampung Abi Hasan Muan.
Diketahui, belakangan Arinal juga intens keliling Lampung mengadakan sosialisasi. Kampanye dini Arinal tersebut dengan menggelar berbagai even berhadian fantastis, seperti senam berhadiah mobil serta wayangan  dengan hadiah hand tracktor. Memang untuk mendongkrak populeritas`Arinal Golkar dan seluruh kekuatan ormas pendukungnya harus kerja keras. Kini posisi populeritas Arinal baru pada posisi 7.70 persen jauh di bawah populeritas M Alzier yang sudah pada posisi 31,20 %.
Ketegangan antara Arinal dan Alzir pun sudah tercium. Kedua kader Golkar yang kini sama-sama mengincar kursi gubernur itu pernah berprilaku aneh ditunjukkan di publi. Yakni
Alzier menolak bersalaman dengan Arinal. Hal ini pun langsung menarik perhatian para hadirin di lokasi tersebut. Bahkan, kemudian menjadi viral di media sosial (medsos) Youtube.
Kejadian itu bermula Alzier hadir di sebuah acara tepat Wagub Bachtiar Basri sedang memberikan sambutan. Suasana riuh saat kedatangan Alzier karena Bachtiar langsung mengucapkan selamat datang. Ia pun berkelakar bahwa apakah dirinya pantas berdampingan dengan Alzier. “Kami sama-sama sudah lama kenal,” ucapnya.
Hadir dalam acara itu Arinal Djunaidi beserta para petinggi Golkar Lampung lainnya. Bachtiar seusai memberikan sambutan langsung menyambangi tempat duduk Alzier dan menyalami serta memeluk Alzier sembari berkelakar ”Sudah cocok belum kami berpasangan? Bisa jadi saya atau pak Alzier berdampingan,” seloroh Bachtiar.
Sesaat akan melakukan sesi foto bersama Alzier yang duduk di belakang menuju ke depan melewati tempat duduk yang ditempati Arinal. Dengan sigap Arinal berdiri mengangkat tangan memberikan hormat dan berniat menyalami Alzier. Namun ternyata senior Arinal di Golkar itu cuek saja dan terus berjalan ke depan tak melayani jabat tangan Arinal.
Pun saat sesi foto bersama. Keduanya tampak dipisahkan oleh Bachtiar yang berdiri di tengah-tengah. Seusai foto bersama keduanya tampak kembali tak saling sapa. Bachtiar ketika ditanya mengenai masalah Pilgub mengatakan bahwa kapasitasnya datang mewakili pemerintah. “Saya disini datang sebagai wagub. Kalau urusan pilgub bisa tanya ke pak Arinal atau Alzier saja,” ujarnya.
Peristiwa kedua terjadi ketika Arinal akan pulang. Saat hendak menyalami Alzier, kembali uluran tangan Arinal tak dibalas. Hal ini sontak menjadi perhatian seluruh yang hadir di lokasi tersebut. Lantas, rekamannya menyebar ke medsos. Sementara itu, Arinal terlihat tak ambil pusing dengan sikap Alzier tersebut. Arinal hanya menggeleng-gelengkan kepala kemudian berlalu meninggalkan lokasi acara.
Usai acara, Alzier mengomentari langkah Arinal yang juga berencana maju dalam pilgub. Menurutnya, semua punya hak untuk maju pilgub dan jika Arinal mau maju sah-sah saja. Namun Alzier mengingatkan jika Arinal ingin maju lewat Golkar ia harus mendapat ijin terlebih dahulu dari Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar yakni dirinya.
“Ya ijin dulu dong ke Wantim. Sampai saat ini kan tidak ada pembicaraan dengan saya. Sampai sekarang saya Wantim Golkar Lampung,” ujarnya. (dbs)


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar