Minggu, 21 Mei 2017

Fotografer Eka Fendiaspara Menggelar Pameran Tunggal Foto Di Bukit Bawang Bakung Gerdai, Pekon Negeri Ratu Kembahang Kecamatan Batu Brak

LAMBAR- Kegiatan yang diberi tajuk “SEKALA BRAK NEGERI BERSELIMUT KABUT” dibuka oleh Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Lampung Barat, Drs. Sandarsyah. Kegiatan yang dihadiri oleh para Komunitas Fotografi kabupaten setempat (Edi Jaya, Endang Guntoro, Eko Purdianto, dan Iwan Setiawan), juga dihadiri oleh Komunitas Fotografi dari Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Pesisir Barat, dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Propinsi Sumatera Selatan, Kabid Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Lampung Barat Riyadi Adrianto dan para peminat fotografi.
Pameran Foto “Skala Brak Negeri Berselimut Kabut” adalah gambaran objektif tentang keindahan alam dan keelokan budaya Sekala Brak yang masih lestari hingga kini. Pameran ini juga didedikasikan untuk kesejukan alamnya, keunikan adat budayanya, dan kearifan lokalnya yang masih nature.
Pagelaran Foto direncanakan akan dilaksanakan secara keliling dari tanggal 21 Mei 2017 hingga 21 Juni 2017. Penggagas kegiatan adalah Eva Oktarina, S.Pd  MM, sedangkan  kurator pameran adalah Budi Marta Utama. Untuk tanggal 21 Mei berlokasi di Bukit Bawang Bakung Gerdai. Tanggal 22 Mei sampai dengan 21 Juni 2017 akan digelar secara keliling di tempat keramaian di Liwa dan sekitarnya.
Menurut sang Kurator, Eka adalah seorang pemotret yang tidak pernah mengenal lelah untuk terus belajar dan sangat aktif berkarya. Eka Fendiaspara dalam pemotretannya selalu mengangkat keindahan dan kekayaan kampung halamannya yaitu Bumi Sekala Brak Kabupaten Lampung Barat, serta memiliki sudut pandang yang khas dalam memotret. Melalui foto-fotonya Eka menyingkap tabir keindahan nyata Bumi Sekala Brak yang membuka pintu kedatangan khalayak yang ingin menikmatinya.
Sedangkan menurut Eka, pameran foto di daerah terutama di Liwa dan sekitarnya masih sangat jarang diadakan. Dia mencoba memberanikan diri untuk menggelar pameran foto agar masyarakat Liwa dan sekitarnya sadar akan kekayaan alam dan budaya yang dimiliki daerahnya sendiri. Dengan pameran ini Eka berharap masyarakat akan memelihara dan menjaga alam dan adat budayanya dengan baik, sehingga masyarakat dapat turut andil dalam memanfaatkan kekayaan daerahnya untuk menjadi pelaku wisata di daerahnya.
Sementara itu dalam sambutannya Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, Dan Pariwisata Kabupaten Lampung Barat Sandarsyah, memberi apresiasi yang tinggi kepada Eka Fendiaspara yang telah menggelar pameran tunggal foto. Ini pameran foto pertama secara tunggal yang dilakukan di Kabupaten Lampung Barat. Pameran ini juga sangat unik karena digelar secara keliling di lokasi keramaian dan di alam  terbuka. Kegiatan ini tentu akan membantu pemasaran pariwisata kabupaten Lampung Barat.
Ada tiga hal yang dapat kita tarik manfaatnya dari kegiatan pameran ini dari sisi pariwisata. Pertama, untuk menjual pariwisata memerlukan keelokan alam yang ada di suatu daerah. Kedua, potensi wisata  yang lain yang bisa dijual adalah sisi keunikan budaya. Dan yang ketiga adalah untuk menjual potensi wisata hendaknya melalui Even Wisata seperti Festival, Lomba, dan Pameran. Pameran foto ini mengeksplorasi keindahan alam dan keunikan budaya. Dan pameran itu sendiri kita menganggap sebagai Event Wisata, pungkas Sandarsyah.(Irw)

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar