Rabu, 10 Mei 2017

Dugaan Pungli di UIN Raden Intan Lampung, Kemana Saber Pungli?

Bandarlampung- Meski Tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Provinsi Lampung dilantik tanggal 8 November 2016 lalu, namun knerjanya patut dipertanyakan.

Sejatinya di Universitas IslamNegeri(UIN) Raden Intan Lampung ‘santer’ terdengar dugan Pungli berkedok pembangunan Infak, pun banyaknya aksi dari mahasiswa yang menolak dugaan Pungli di kampus yang baru saja bertransformasi dari Institut Agama Islam Negeri(IAIN) menjadi UIN.

Namun dugaan Pungli itu masih saja dilakukan Rektorat UIN Raden Intan Lampung. Mantan Ketua Komisi Informasi(KI) Provinsi Lampung mengingatkan proses transparansi dan efektifitas kinerja tingkat Provinsi Lampung, Tim Saber Pungli Lampung kata dia, belum menunjukkan hasil dan kerja nyata, sementara masyarakat terus bertanya-tanya.
Padahal Tim Saber Pungli dibentuk dengan organisasi yang cukup gemuk, dan melibatkan hampir semua jajaran vertical, Pemerintahan, dan aparat keamanan.

“Belum terlihat hasil. Posko pengaduan tidak jelas di mana, dan ke mana,” kata Juniardi, Rabu(10/05/2017).

Bukahkah, selama ini kata akademisi Akbid Adilla ini, bahwa digaung-gaungkan bahwa pungutan liar telah menodai citra pemerintahan. Dalam dunia bisnis, indeks daya saing Indonesia masih dianggap negara dengan ekonomi biaya tinggi.

Proses perizinan yang berbelit diperparah dengan pungli dianggap telah menjadi ciri khas proses perizinan di Indonesia, dunia pendidikan pun tak luput dari incaran dugaan Pungli, telebih soal sumbangan pembangunan Masjid sebagai syarat administrasi bagi mahasiswa baru dan mahasiswa yang akan diwisuda UIN Raden Intan Lampung.

“Mana penegakan hukum dan aturan yang ditegakkan dengan benar itu,” kata dia.
Ia menjabarkan, karena faktanya di kehidupan nyata sehari-hari mulai ia mengurus akta kelahiran, KTP, sampai urusan surat kematian masih ada Pungli. Menurut Juniardi, jika Tim Saber di pusat, ada nomor telepon yang bisa dihubungi masyarakat untuk melaporkan praktik Pungli, di nomor bebas pulsa 193. Dan untuk SMS, masyarakat dapat mengirimkannya ke nomor 1193. Ada alamat website 
www.saberpungli.id yang juga dapat digunakan
untuk menyampaikan keluhan terhadap praktik Pungli di tengah
masyarakat.

“Kalo di Lampung belum terdengar itu. Saya hanya pernah dengar ada nomor telepon, melalui radio, dan sekilas dengar. Dan lupa nomor siapa dan instansi apa,” kata Juniardi, yang juga Wakil Ketua PWI Lampung Bidang Pembelaan Wartawan ini.
Ketua Forum Wartawan Online(Fortaline) Lampung ini menambahkan, Satgas
Saber Pungli merupakan realisasi paket kebijakan reformasi hukum pemerintahan Jokowi-JK. Satgas saber pungli yang katanya akan fokus pada tugas melakukan pembersihan pada pelayanan dasar publik, baik di lingkungan Pemprov, Kabupaten/ kota dan juga kepolisian.

"Meski sebenarnya secara keorganisasian, setiap lembaga dan instansi itu telah memiliki tim pengawasan internal, dan ditambah lagi adanya Satgas. Harusnya lebih optimal. Kita semua berharap Satgas Saberpungli itu menjadi simbolis, dan pelantikan hanya memuluskan tradisi
seremonial saja,” katanya. (rilis).


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar