Rabu, 03 Mei 2017

Diduga Depresi, Remaja Sukaraja Gantung Diri

Tanggamus- Warga Pekon Sukaraja, Kecamatan Gunung Alip, Tanggamus digegerkan dengan ditemukannya Randi Wahyudi (30) yang sudah terbujur kaku dengan kondisi jenazah tergantung didalam kamarnya, Selasa (2/5) pukul 16.30 WIB.

Kapolsek Talang Padang AKP Yoffi Kurniawan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili menjelaskan, korban ditemukan pertama kali oleh ibu kandungnya bernama Muryanun yang kala itu hendak membersihkan kamar korban. Betapa terkejutnya tatkala melihat jasad sang anak yang masih berstatus bujang tersebut sudah tak bernyawa dengan jasad tergantung menggunakan tali tambang berwarna hijau yang diikatkan dibalok kamar dengan panjang 3 meter.

Sontak, ibu korban berteriak meminta tolong. Rintihan kesedihan sang ibu didengar para tetangga yang kemudian berkerumun kerumah korban untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Setelah itu, jenazah korban langsung diturunkan dari jeratan tali yang mengikat kencang dileher oleh Arizudin, Wahit, Astari Taib yang merupakan ayah korban dan Johari.

"Dari kondisi korban, murni gantung diri. Karena kondisi jenazah dengan mulut terbuka serta mengeluarkan air liur, mata melotot dan lidah menjulur keluar. Saat terima informasi, kita langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP)," kata AKP Yoffi Kurniawan, Rabu (3/5).

Kapolsek menambahkan, saat kelokasi TKP didampingi pula oleh tenaga medis yang dibawa dari Puskesmas Talang Padang. Dan disimpulkan korban murni bunuh diri, lantaran mengalami depresi atas penyakit sakir wasir yang diderita selama bertahun-tahun. Hal itu juga diperkuat dengan ditemukannya surat berobat yang tergeletak di kamar korban.

"Ya sementara ini korban nekad mengakhiri hidupnya lantaran defresi dengan penyakit wasir yang sudah menahun diderita oleh korban. Itu juga berdasarkan adanya catatan kesehatan yang ada di kamar korban dan ditemukan oleh anggota yang melakulan oleh TKP, "jelasnya.

Dari lokasi kejadian, diamankan sejumlah barang bukti berupa, seutas tali tambang warna hijau panjang 3 meter, satu utas tali tambang warna hijau panjang 5 meter didalam lemari, sofa warna merah, kartu berobat atas nama korban, baju Kaos warna hitam yg dipakai korban dan celana levis warna biru. Dan tindakan kepolisian yang dilakukan yakni dengan mendatangi TKP bersama tim medis, memasang Police Line, lakukan Visum et Revertum dan memeriksa saksi-saksi.

"Jenazah saat ini sudah dikebumikan oleh pihak keluarga. Dan keluarga sudah ikhlas dengan adanya cobaan ini, karena namanya sudah musibah tidak bisa dihalau." pungkasnya. (Ham). 


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar