Kamis, 11 Mei 2017

BPBD Tanggamus Ajukan Normalisasi Sungai

Tanggamus- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus telah melakukan pengajuan kepada Wakil Bupati (Wabup) mengenai normalisasi sungai way belu yang mengalami pengikisan tanggul.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Agus Setiawan mewakili Kepala BPBD Tanggamus Romas Yadi mengatakan, tim BPBD didampingi dengan Camat Kota Agung Barat telah melakukan tinjauan ke lokasi tanggul sungai way belu, guna mengetahui secara pasti kondisi tanggul yang mengalami pengikisan dan menimbulkan kekhawatiran bagi warga Pekon Belu dan Pekon Negara Batin.

"Kita udah melakukan tinjauan ke lokasi tanggul sungai way belu di Kecamatan Kota Agung Barat pada hari Rabu (10/5) kemarin. Dan memang mengalami pengikisan yang diakibatkan banjir terdahulu. Tapi ya bagaimana pun, leadaan ini membuat warga didua pekon terdekat menjadi khawatir. Ditambahlagi saat ini memang hujan kerap mengguyur," ujar Agus, via seluler. Kamis (11/5).

Untuk kondisi tanggul sendiri, lanjut Agus, pengikisannya tidak lah terlalu parah. Namun tetap saja perlu untuk dilakukan normalisasi, lagi pula pengikisan itu lantaran adanya pembentukan jalur sungai baru. Dan hasil dari tinjuan ke lokasi tanggul sungai way belu, sudah diajukan kepada pak Wabup Bumi Begawi Jejama Hi. Samsul Hadi. Saat ini hanya tinggal menunggu persetujuannya saja.

"Untuk dana sendiri kita tidak tahu jelas. Bisa jadi diambil dari dana tanggap darurat atau dari APBD. Yang pasti kita hanya melakukan pengajuan saja, urusan dana yang lebih tahu bagian keuangan. Diminta kepada warga setempat untuk sekiranya bersabar," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Pekon Kanyangan Syafe'i mengatakan, tanggul sungai way belu memang sudah seharusnya dilakukan normalisasi oleh Pemkab Tanggamus melalui dinas terkait. Karena memang normalisasi sungai sangat diperlukan, mengingat pengikisan itu terjadi lantaran beberapa hari yang lalu banjir namun dalam volume kecil.

"Banjir kecil aja bisa ngikis tanggul, bagaimana kalau besar. Ya kita gak berharap adanya musibah banjir, tapi untuk antisipasi, secepatnya pemkab lakukan normalisasi. Karena jika jebol, maka warga ditiga Pekon yakni Belu, Negara Batin dan Banjar akan terkena dampaknya, belum lagi tak jauh dari sungai ada area persawahan dengan luasan 2 hektar," jelas, Syafe'i.

Dirinya juga membenarkan, bahwa pihak BPBD Tanggamus bersama dengan Camat Kota Agung Barat sudah melakukan tinjauan. Dan secara pribadi, dirinya (Syafe'i) mengucapkan terimakasih. Karena sudah mengajukan program normalisasi sungai kepada Wabup Tanggamus."Mudah-mudahan bisa secepatnya direalisasikan. Agar warga tenang dan tidak gelisah mengenai masalah musibah banjir luapan dari sungai way belu," ucapnya. (Ham). 


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar