Minggu, 14 Mei 2017

Banyak Proyek Bermasalah Kejaksaan Tinggi Lampung Segera Menindaklanjuti

LAMBAR-Kejaksaan Tinggi (Kejati) lampung  diminta segera menidaklanjuti proyek –proyek  yang diduga sarat Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di kabupaten lampung barat (Lambar) yang selama ini penangannya terkesan lamban .
Indra Gunawan anggota DPP LSM.Transparansi kebijakan Daerah Republik Indonesia mengungkapkan banyak kasus korupsi yang mengendap penanganannya lamban. selama ini,Proyek itu  menghabiskan anggaran ratusan miliar rupiah 
 
tahun anggaran  2016, sebutnya. "Solusi terbaik apa yang dilakukan pihak Kejari lampung mengumpulkan data dari instansi terkait dan bisa mengungkap apakah nanti ada praktek korupsi, kolusi dan nepotismenya. Namun yang disayangkan, hingga kini  proyek-proyek yang ada dikabupaten lampung barat ( lambar) belum juga ditindaklanjuti oleh pihak penegak Hukum lambar , untuk melakukan pemeriksaan  ,"  
 
Indera menambahkan Salah satunya, dugaan korupsi pada sejumlah proyek infrastruktur bermasalah tahun 2015-2016 , dengan jumlah kerugian negara sekitar miliaran. Artinya Penanganan kasus dugaan korupsi masih mandek belum juga ditindaklanjuti ,seperti , pembangunan tugu sokarno disimpang
 
 tebu kelurahan tugusari yang menghabiskan dana milyaran dan pembuatan tugu gerbang masuk kota liwa dipekon sekuting yang menghabiskan dana milyaran yang mengkerut dana APBD tahun 2016.yang sangat hasilnya tidak memuaskan masyarakat lambar .”bukan saja tugu yang banyak KKN,melainkan proyek Infrastruktur jalan seperti Jalan Sidodadi airitam,jalan Sumberjaya talang ugan yang menghabiskan dana Milyaran .    
Sebagian warga berharap, Pihak penegak Hukum  kejari propinsi lampung  kedepannya memilih kontraktor dengan selektif dan membuat sistem baru yang memungkinkan warga dapat memantau proses penyelesaian setiap proyek yang dikerjakan dan tidak asal-asal
 
 jadi.“Seharusnya Kejaksaan Tinggi lampung segera cepat  penanganan kasus dugaan koropsi yang ada dikabupaten lambar. Anehnya, walaupun sudah diketahui jika proyek tersebut bermasalah, namun Dinas PU melalui Kepala Dinas bersama Kepala bidang Bina Marga  Mia Miranda banyak alasan susah dikonfermasi masih sibuk
Kasus dugaan korupsi lainnya adalah  (PR ) untuk kejati lampung kapan untuk menindak lanjuti temuan-temuan LSM dilapangan yang menghabiskan dananya milyaran Tapi tidak jelas kelanjutannya.
 
Upaya Pemerintah Daerah dalam hal pengentaskan kemiskinan terutama  peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) belum didukung sepenuhnya dengan fasilitas yang ada ,artinya kita harus menyelamatkan uang negara dan kembali ke Kas Negara (Irw)
 
Salah satu fasilitas yang merupakan aset kabupaten lampung barat (Lambar),  yang seharusnya menunjang program peningkatan SDM kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. Hal ini sangat bertolak belakang .(Irw)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar