Minggu, 21 Mei 2017

Andi Surya Upayakan DD Naik Rp 10 M

Tanggamus- Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Andi Surya menyatakan anggota DPD yang merupakan perwakilan di tiap Provinsi, akan berupaya dan bercita-cita agar Dana Desa (DD) kedepannya terus bertambah, hingga mencapai Rp 10 Miliar per Pekon.
Hal tersebut disampaikan oleh Andi Surya ketika ditemui disela-sela kunjungan kerjanya di Kecamatan Pugung, beberapa waktu yang lalu.
Menurutnya Andi Surya, sebagai perwakilan rakyat ditiap daerah sudah merupakan tanggung jawab DPD untuk memperjuangkan agar perkembangan dimasing daerah menjadi pesat termasuk pekon, untuk itu kedepan lanjutnya anggota DPD ditiap masing daerah mempunyai cita-cita, Dana Desa yang saat ini bersumber dari APBN berjumlah Rp 800 juta per Pekon akan bertambah menjadi Rp 10 Miliar per Pekon ditahun-tahun yang akan datang.
"Tentu itu semua tergantung dari penerimaan dari sisi pajak, non pajak dan lainnya, hal ini artinya DPD mempunyai keinginan untuk memajukan daerah, pada dasarnya tahun ini idealnya satu Pekon mendapatkan Rp 1,1 Miliar, namun mengingat anggaran kita saat ini belum mencukupi untuk membagi semua maka satu pekon Rp 800 juta, tapi karena ada penambhan dari ADD itu bisa mencapai 1 Miliar lebih," kata Andi Surya didampingi Camat Pugung Ismail Johansyah.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan sebagai perwakilan rakyat sudah barang tentu harus mengakomodir semua usulan dari masyarakat, termasuk memberikan pemahaman kepada seluruh Kepala Desa/Pekon yang ada di Provinsi Lampung tentang penggunaan dana desa (DD) yang mana kebetulan dirinya dalam hal ini lanjutnya membidangi masalah anggaran termasuk DD, yang telah  disalurkan oleh pemerintah pusat sejak tahun 2015 lalu.
"Jadi tidak hanya Tanggamus saja, yang saya kunjungi, namun hampir setengah dari seluruh kecamatan yang ada di Lampung ini sudah saya kunjungi, dan ditargetkan akhir tahun nanti semua sudah dapat selesai," ujarnya.
Ia menjelaskan, kunjungan ditiap Kecamatan khususnya dititik beratkan kepada Kepala Desa/Pekon se-Provinsi Lampung, ini bertujuan agar anggaran yang dikucurkan oleh pusat termasuk DD dalam hal ini, agar dapat diterapkan dengan baik oleh seluruh Kepala Desa yang ada di Provinsi Lampung, baik itu laporan pertanggung jawaban, penggunaan anggaran serta lainnya agar tidak timbul kendala dikemudian hari.
"Karena kita tahu, program ini termasuk baru, terlebih tiap tahun ada peningkatan, Nah jangan sampai ketidaktahuan tersebut akan menjadi problem bagi mereka, Nah melalui kegiatan ini kita memberikan wawasan tentang itu, agar mereka taat azas dan prosedur, untuk itu dihadapan kakon tadi saya menekankan agar perencanaan pembangunan melibatkan masyarakat dan BHP, serta mulai menerapkan aplikasi dari BPK-RI yakni aplikasi Siskeudes," tandasnya. (Ham). 


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar