Selasa, 09 Mei 2017

Alat Pencetak KTP El Tanggamus Operasi Kembali

Tanggamus- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mengatakan alat pencetak kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) sudah mulai beroperasi kembali, dan masyarakat yang memang telah masuk pada data pusat sudah dapat mengambil KTP-el baik melalui Dinas terkait maupun kecamatan masing-masing.
Plt Disdukcapil Yuhandi Rivai, mengatakan alat pencetak KTP-el baru mulai beroperasi hari ini dan dapat dipastikan pendaftar yang memang datanya telah masuk ke pusat dapat segera memiliki KTP-el seperti yang telah melakukan perekaman pada tahun 2016. Dalam hal ini juga lanjutnya ada pengecualian jika ada pendaftar pada tahun 2017 awal dan sudah terdaftar ke pusat, lalu ingin segera memiliki KTP-el dalam artian memiliki kepentingan mendesak seperti umroh, dan keperluan rumah sakit yang mengaharuskan ada KTP el
"Itupun jika data yang bersangkutan itu sudah masuk ke pusat dapat langsung kita cetak, dan jika belum maka dapat menggunakan surat keterangan pengganti, karena kita tidak ingin menghambat terlebih itu untuk kepentingan yang mendesak," kata Yuhandi, Selasa (9/5).
Yuhandi menjelaskan, jika memang tidak ada kendala kembali maka setiap harinya bisa mencetak 150-200 KTP, dan yang saat ini sudah tercetak terhitung sejak mulai beroperasi kembali yakni berjumlah 50-60 KTP, memang menurutnya tidak semua kabupaten/kota yang telah beroperasi ada juga yang masih mengalami kendala.
"Blanko yang saat ini sudah ada berjumlah 10 ribu, dan itu termasuk terbesar, sementara sejak April lalu sudah ada 13 ribu yang sudah siap cetak, untuk itu kita siasati yang memang mendesak kita dahulukan, dan kita juga sudah dapat kabar jika pada Agustus mendatang ada penambahan blanko, bisa 10 ribuan blanko lagi yang akan kita usulkan,"
ujarnya.
Jumlah data yang memang sudah terekam dipusat dan siap dicetak berjumlah sekitar 12 ribu, dan hal itu belum bisa dipastikan dapat dicetak semua hal ini mengingat jumlah data yang masuk ke pusat dari berbagai kabupaten/kota seluruh Indonesia sangat banyak yang diakibatkan rusaknya server beberapa waktu lalu, jika dipersentasikan jumlah data yang saat ini belum terekam oleh pusat maupun yang saat ini sudah ada dan akan dicetak maka berkisar 90 persen yang sudah melakukan perekaman.
"Kita berharap, kedepan tidak ada kendala kendala yang menghambat perekaman KTP-el ini, sehingga yang sudah tercetak dapat langsung kita distribusikan ke tiap kecamatan dan ke pekon, atau bisa juga secara individu yang mengambil langsung namun dengan syarat membawa data perekaman dari kecamatan atau dinas atau membawa foto copy kartu keluarga," tandasnya. (Ham). 


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar