Selasa, 02 Mei 2017

Aksi Pencurian Mulai Marak Warga Kecamatan Balik Bukit Mulai Resah

LAMBAR-Warga Kecamatan Balik Bukit khususnya warga Kelurahan Pasar Liwa Dan Kelurahan Way Mengaku merasa resah atas maraknya pencurian yang terjadi di kelurahan setempat, dalam tiga bulan  terakhir. Tindak kejahatan tersebut telah  terjadi sebanyak puluhan kali.
Informasi yang dihimpun koran ini di dua kelurahan setempat, aksi kriminalitas yang terjadi di kedua Kelurahan tersebut berbagai jenis. Jenis pencurian yang tercatat seperti, pencurian rumah tak berpenghuni, pencurian warung klontongan,counter Hp, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan yang lebih parah lagi pencurian kotak amal dan etalase masjid.
Seperti yang di sampaikan Wahyuda Warga Kelurahan Way Mengaku,yang rumahnya sempat dibobol oleh pencuri benerapa waktu yang lalu,dan harus merelakan laptop dan sejumlah uang raib di gondol oleh pencuri,dia berharap kepada pihak  keamanan agar lebih tanggap lagi dalam mengungkap kasus-kasus pencurian yang terjadi,karena menurut dia dari beberapa kasus pencurian,hanya baru satu  kasus yang berhasil di ungkap pihak kepolisian dan dia berharap agar situasi dapat kembali aman sehinnga memeberikan rasa nyaman kepada warga.
Yayat,warga Linkungan Seranggas Kelurahan Pasar Liwa juga berharap pihak kepolisian lebih rutin dalam melakukan patroli,karena dalam satu malam saja pernah sampai tiga kali kejadian,sperti beberapa hari yang lalu,setelah terjadi aksi pencurian kendaraan bermotor di di wilayah sukamenati tepatnta di kantor BPJS Lampung barat.hari yang sama juga terjadi pencurian sebuah warung di kelurahan way mengaku dan rumah warga di perumahan Pegawai Negeri atas Pekon Taman Jaya,tutupnya.
Sementara itu Hadi Sutanto,Lurah Kelurahan Way Mengaku ketika di temui koran ini mengatan memang benar dalam beberapa bulan ini sering terjadi aksi pencurian,baik kendaraan bermotor,warung,rumah warga dan dua masjid di Kelurahan Way Mengaku,dia menghimbau kepada warga Kelurahan Way Mengaku agar lebih berhati-hati dalam memarkir kendaraan bermotor,dan selalu memeriksa kunci rumah saat akan bepergian karena aksi pencurian rumah dan warung kerap kali terjadi ketika penghuninya sedang tidak berada di tempat dan nanti saya kan mengintruksikan kepada kepala lingkungan agar dapat mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam.untuk menekan angka kejadian aksi pencurian ini,pungkasnya. (Irw)
 
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar