Minggu, 07 Mei 2017

Abaikan Fitnah Islam Radikal

Pilgub DKI 2017 merupakan bukti bahwa demokrasi Indonesia semakin matang. Pasalnya, warga tidak lagi menggadaikan pilihan kepada pemberi sembako dan tidak ada huru-hara kerusuhan selama gelaran pilgub tersebut berlangsung.

Begitu kata Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar pada pengurus dan anggota Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Aula Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (7/5), kemarin.

"Sembako ditolak dan malah dilaporkan oleh warga melalui media sosial. Setelah pilkada aman tak ada satupun korban tak ada satu rumah pun terbakar. Semua kekhawatiran tidak terbukti," ujarnya.

Gelaran ini, lanjut Zulkifli, kini telah selesai. Untuk itu, ia mengajak kepada semua pihak untuk menahan diri dan tidak menyampaikan pernyataan yang memfitnah dan menyerang. Semua elemen harus bersatu sebagai sebuah saudara.

"Kompetisi sudah selesai, hentikan menebar kebencian, hentikan semua fitnah. Tim sukses itu sudah selesai sekarang bersatu lagi sebagai saudara sebangsa," imbau ketua umum PAN itu.


Salah satu fitnah yang disoroti Zulkifli Hasan adalah penyebaran informasi menyesatkan mengenai ancaman Islam radikal. Menurutnya, informasi tersebut tidak perlu didengar agar tidak terjadi kegaduhan di negeri ini.

"Berita Islam radikal itu adalah fitnah yang menyesatkan, karena itu tidak perlu didengar apalagi dibesar-besarkan," pungkasnya. (nas)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar