Minggu, 28 Mei 2017

8 Balonkada Tanggamus Rebut Rekom PDIP

Tanggamus- Penjaringan bakal calon bupati (balonbup) dan bakal calon wakil bupati (balonwabup)  periode 2018-2023 yang dibuka Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Tanggamus ramai dimininati, tercatat hingga satu hari jelang penutupan  sudah delapan orang yang mengambil formulir pendaftaran, tiga untuk balonbup dan lima balonwabup.
Sejak dibuka pada Sabtu (20/5) lalu, memang belum ada gerakan dari calon, hal ini karena beberapa calon lebih memilih untuk wait and see. Orang pertama yang mengambil formulir untuk  balon wabup adalah mantan Ketua DPRD Tanggamus Alhajar Syahyan, lalu selang satu hari kemudian mantan anggota DPRD Tanggamus Ahmad Barkhiya yang juga mengambil formulir balonwabup, dan di hari Rabu (24/5) sekitar pukul 11:15 WIB, Taufik Urrahman yang mengambil balonwabup, ketiga orang yang mengambil formulir balon wabup tersebut semuanya diwakilkan oleh kerabat ataupun anggota tim pemenangan.
Kemudian satu hari jelang penutupan pengambilan berkas, pada Jumat (26/5) barulah para bakal calon mulai  ‘menyerbu’ kantor DPC PDIP Tanggamus yang berada di Jalinbar  Pekon Kampung Baru Kecamatan Kota Agung Timur, yang pertama kali mengambil formulir pendaftaran adalah  Dewi Handajani yang diwakili oleh Tim Relawan Wanita Amanah, Gisti Antiyeni, Oman dan Sujana Salim dari tim relawan Dewi. Kedatangan tim relawan Dewi sekitar pukul 08.00 WIB tersebut disambut oleh Ketua Tim Penjaringan Hasmal Yadi, Sekretaris Tim Penjaringan, Bendahara Yulistina Heryati serta anggota tim penjaringan  Zainadi  dan Ferry.
“Besar Harapan kami dengan PDIP  dapat mengusung ibu Dewi dalam pencalonannya pada pilkada 2018 mendatang,”ujar  Yeni.
Selang beberapa menit kemudian, tepatnya pukul 08.33 WIB, anggota DPRD Tanggamus Hi.AM.Syafii yang dimandatkan oleh Hi.Supangat mengambil formulir balon wabup disusul Hi.Samsul Hadi yang mendaftar sebagai balon bupati, dalam megambil formulir tersebut, Samsul memberikan mandat kepada Ustadz Hurairi yang merupakan tokoh agama di Kecamatan Gisting
Selepas Salat Jumat sekitar pukul 14.17 WIB, anggota DPRD Tanggamus Hi.Nuzul Irsan bersama relawannya datang untuk mengambil formulir balon wabup. Nuzul yang saat mendaftar mengenakan kemeja merah yang merupakan baju kebesaran dari PDIP mengaku optimis dapat diusung oleh partai besutan Megawati Soekarno Putri.”Saya optimistis bisa diusung oleh PDIP. Pendaftaran ini juga benar-benar saya niatkan jadi tidak main-main, nanti saya juga akan kembalikan  formulir sebagai bentuk keseriusan,” katanya.
Nuzul juga menyatakan bahwa saat ini sudah dibentuk tim  relawan baik ditingkat kabupaten maupun kecamatan.”Untuk tim sudah dibentuk baik kabupaten dan kecamatan, untuk ditingkat pekon akan segera menyusul, dan sehabis hari raya  Idul Fitri saya  akan pasang banyak banner untuk sosialisasi,” kata dia.
Kemudian saat disinggung mengenai calon pendampingnya,  Nuzul menyerahkan sepenuhnya kepada PDIP.” Nah, kalau untuk pasangannya siapa, itu tergantung dari rekomendasi partai, mohon doanya ya,” ucapnya.
Tak lama setelah Nuzul mengambil formulir, giliran anggota DPRD Provinsi Lampung Joko Santoso yang melalui perwakilannya Muhammad Zaini mengambil berkas untuk bakal calon bupati.
Ketua Tim Penjaringan Hasmal Yadi, mengatakan bahwa delapan orang pendaftar dengan tiga orang balon bupati dan lima orang balon wabup sudah memenuhi target.”Masih ada satu hari yakni Sabtu (27/5) bagi calon yang ingin mengambil formulir pendaftaran, dan yang ada untuk saat ini sudah sesuai dengan target yang diharapkan,” ujar Hasmal.

Ia juga menegaskan bahwa, PDIP memberlakukan sama kepada setiap pendaftar, sehingga biarpun kader tidak mendapat keistimewaan.”Ya semua sama tidak ada diskriminasi, untuk mengenai siapa yang bakal diusung, itu wewenang dari DPP, sebab yang menilai elektabilitas calon adalah DPP bukan DPC,"pungkasnya. (Ham) 
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar