Minggu, 28 Mei 2017

37 Kandidat Berebut Restu Megawati

BANDARLAMPUNG - Sebanyak 37 kandidat bakal memperebutkan restu dan rekomendasi dari Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarno Putrie.

Dari 37 kandidat tersebut, 14 diantaranya akan bertarung memperebutkan rekomendasi untuk calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Lampung periode 2018 - 2024. Sementara 23 kandidat lainnya memperebutkan rekomendasi calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) di dua kabupaten, Lampung Utara (Lampura) dan Tanggamus.

Berdasarkan data yang dihimpun Koran Editor, dari 14 kandidat cagub dan cawagub, lima diantaranya merupakan kader internal partai banteng moncong putih.

Kelimanya adalah Herman HN (Ketua Satgas PDIP Lampung), Mukhlis Basri (Wakil Ketua Bidang Kehormatan dan Keselarasan DPD PDIP Lampung), Dedi Afrizal (Ketua DPRD Lampung dari Fraksi PDIP), Tulus Purnomo (Ketua Fraksi PDIP DPRD Lampung), dan I Komang Koheri (Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik DPD PDIP Lampung).

Ketua Penjaringan Cagub dan Cawagub PDIP Lampung, Watoni Noerdin mengatakan, sampai pendaftaran ditutup (27/5) ada sembilan yang mendaftar sebagai cagub dan tujuh pendaftar cawagub.

Lanjutnya, untuk Calon Gubernur diantaranya, DR. H. Mustafa. SH. MH (Bupati Lampung Tengah), Drs. H. Alzier Dianis T (mantan Ketua DPD I Partai Golkar Lampung), Drs. H. Herman HN. MM (Walikota Bandar Lampung), Ananda Tohpati (anak kandung Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya), Marsat Jaya (Ketua Pospera), Ir. H. Arinal Djunaidi. MM (Ketua DPD I Partai Golkar Lampung), Sukaryadi. SE (Ketua PKPI Bandar Lampung), Drs. H. Muklis Basri. MM (Bupati Lampung Barat), dan Toni Wijaya (pengusaha).

"Sementar untuk Calon Wakil Gubernur diantaranya Hj. Nurhasanah. SH. MH, H. Dedi Afrizal. S. Kep, H. Frans Agung Mulaputra, Drs. H. Tulus Purnomo W, I Komang Koheri. SE, Drs. H. Muklis Basri. MM, dan Tony Wijaya," jelasnya, kemarin.

Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum, dan HAM ini menjelaskan, setelah selesai melakukan pembukaan pendaftaran, maka tahap selanjutnya adalah menunggu pengembalian berkas oleh yang bersangkutan atau kandidat yang telah mendaftarkan diri dan tidak boleh diwakilkan oleh orang lain.

"Untuk pengembalian berkasnya pada 29 Mei sampai 7 Juni. Dan harus kandidatnya langsung yang mengembalikan," ucapnya. 

Anggota Fraksi PDIP DPRD Lampung ini juga menjelaskan, ketika kandidat mengembalikan berkas langsung dilakukan Fit and Proper Test (FPT) atau semacam pendalaman visi dan misi kandidat sebagai cagub atau cawagub.

"Ketika itu semua selesai, baru kita serahkan semuanya ke DPP, baik yang mengembalikan berkas atau pun tidak. Tapi untuk yang tidak mengembalikan, kita beri keterangan tambahan," tukasnya.

Lebih lanjut, Selain menjaring cagub dan cawagub, secara bersamaan pihaknya juga melakukan penjaringan cabup dan cawabup di DPC PDIP Tanggamus dan DPC PDIP Lampura.

Dijelaskannya, untuk Tanggamus ada 6 kandidat yang mendaftar sebagai cabup dan 10 pendaftar cawabup.

Disebutkannya, untuk kandidat sebagai Calon Bupati Tanggamus diantaranya, Hj. Dewi Handajani (istri Bambang Kurniawan), H. Syamsul Hadi (plt. Bupati Tanggamus), Joko Santoso. SP. MH (Ketua BM PAN Lampung), H.Nizwar Affandi. SH. MSi, Suhardi MY. S. Sos. MM, dan Rizal Umar

"Sementara untuk Calon Wakil Bupatinya ada H. Alhajar Sahyan. SH. MH, Taufiqurrahman, Ahmad Barkhiah, AM. Safi'i, Nuzul Irsan, KRT. Styo Anugerah Perkasa, Zainuddin Hanafi, Pandu Kesuma Dewangsa, H. Teddy Kurniawan, dan Sugiharto. S. Hi," sebutnya.

Sementara itu, masih kata Watoni, untuk Kabupaten Lampura terdapat 7 pendaftar Cabup dan 3 pendaftar cawabup. 

Untuk pendaftar Cabup Lampura diantaranya, Afrozi Alam (Bendahara DPD I Partai Golkar Lampung), Drs. H. Zainal Abidin. MM, Drs. Yose Rizal. MM, Saiful Darmawan, H. Yusrizal. ST, H. Rustam Haris. SH, dan Nero Kunang. SH.

"Sementara untuk Calon Wakil Bupatinya yang mengambil berkas ada Drs. Yose  Rizal. MM, H. Yusrizal. ST, dan H. Rustam Haris. SH," ungkapnya.

Lebih jauh ia menyampaikan, untuk dua DPC tersebut yang telah menyelesaikan pembukaan pendaftaran diberi kewenangan untuk melakukan FPT atau pendalaman visi misi para kandidat.

"Ketika semua selesai baru dikirimkan ke DPD untuk kemudian dikirimkan bersama dengan berkas cagub dan cawagub ke DPP. Untuk selanjutnya wewenang DPP," tutupnya. (Cah).
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar