Selasa, 16 Mei 2017

20 % Sanitasi Penduduk Lampung Buruk

BANDARLAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung diharapkan dapat memperhatikan sanitasi masyarakat Lampung.

Pasalnya, sebanyak 20 persen penduduk Provinsi Lampung sanitasinya masih belum baik.

Hal tersebut terungkap dalam diskusi SNV dengan tema "Orientasi Sanitasi untuk Media dan Blogger" di Hotel Innaeight Bandarlampung, Selasa (16/5).

Narasumber diskusi SNV, Bambang Pudjiatmoko memaparkan, berdasarkan data perMei 2017, sebesar 80,92 persen dari jumlah penduduk Lampung sanitasinya sudah baik.

"Artinya, jika kita membacanya dibalik, ada 20 persen penduduk lampung sanitasinya belum baik. Atau jika penduduk lampung ada kisaran 8 juta, artinya ada 1,6 juta penduduk lampung masih buang air besar sembarangan," paparnya.

Menurut Bambang, data itu harus menjadi perhatian bagi pemerintah. Karena, lanjutnya, banyak dampak negatif yang diakibatkan dari sanitasi yang kurang baik.

"Banyak penyakit yang ditimbulkan dari sanitasi yang tidak baik, seperti diare, cacingan, kekerdilan atau cebol dan lain sebagainya," jelasnya.

Namun, Bambang menjelaskan, ada beberapa gerakan yang bisa digalakkan agar masyarakat Lampung terhindar dari dampak sanitasi yang kurang baik.

"Misal dengan tidak buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah rumah tangga," bebernya.

Sementara itu, Pimred Duajurai.com, Juwendra Ardianayah selaku narasumber lain mengakui pemberitaan isu sanitasi di Lampung ini masih sangat minim sekali.

"Paling baru itu Maret 2017. Artinya pemberitaan sanitasi di media ini masih sangat minim sekali. Adapun paling pendek-pendek beritanya dan kurang mendalam," ungkapnya.

Untuk itu, Bang Juwe - sapaan akrabnya - dirinya sangat mengapresiasi dengan diadakannya diskusi dengan pembahasan sanitasi yang diinisiasi oleh SNV.

"Mudah-mudahan adq media yang menempatkan pos isu lingkungan. Jadi dengan ini pemberitaan isu sanitasi ini bisa tercover," jelasnya. (Cah).


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar