Kamis, 11 Mei 2017

17 CJH Tanggamus Batal Berangkat

Tanggamus- Kantor Kementerian Agama Tanggamus menyatakan ada 17 calon jemaah haji (CJH) yang tidak memenuhi Biaya Pelunasan Ibadah Haji (BPIH) yang berakhir 5 Mei lalu.

Menurut Kepala Seksi Pemberangkatan Haji dan Umroh Aswari mewakili Kepala Kankemenag Tanggamus, dari 17 calhaj tersebut diketahui tujuh orang meninggal dan 10 menunda keberangkatan tahun ini karena sakit.

"Jadi dari total berdasarkan nomor porsi sampai pada 0800081028 yang di dalamnya 327 calon jemaah, yang melunasi hanya 310 orang sampai akhir masa pelunasan BPIH," ujarnya, Rabu (10/5).

Dalam hal ini bagi calon haji yang meninggal dunia dana pendaftaran awal sekitar Rp 25 juta yang sudah disetorkan bisa dikembalikan. Cara untuk mendapatkannya, pihak keluarga mengajukan permohonan ke Kantor Kemenag Tanggamus, lalu direkomndasikan ke Kemenag RI, dan selanjutnya pusat yang akan memerintahkan ke bank penerima setoran BPIH supaya menyerahkan dana pendaftaran ke pihak calon haji yang meninggal tersebut. Dalam hal ini calon haji tidak bisa digantikan ke anggota keluarga lain, maka dana harus dikembalikan.

"Sedangkan bagi calhaj yang tertunda karena sakit, maka dana tetap bisa disimpan untuk pemberangkatan tahun depan. Maka haknya untuk ibadah haji tidak hilang dan tahun depan bisa lakukan pelunasan sisanya sesuai dengan besar BPIH pada tahun depan," katanya.  

Aswari menambahkan, masa pemenuhan BPIH sampai pada 5 Mei lalu adalah pemenuhan BPIH tahap pertama. Sebab nantinya pada 22 Mei sampai 2 Juni ada lagi masa pemenuhan BPIH tahap II. Hal ini karena kuota haji untuk Lampung sebanyak 7.020 orang. Apabila selama ini masih kurang dari jumlah tersebut maka akan dibuka pemenuhan BPIH kedua. Dan untuk Tanggamus belum diketahui berapa kuota yang akan didapat lagi sebab yang menentukan Kanwil Kemenag Lampung.

"Untuk tahap kedua, kriteria calon jemaah yang bisa mengisinya yaitu calon haji yang sudah pernah haji, calon haji pendamping jemaah haji lanjut usia, calon haji penggabungan suami istri, dan calon haji lanjut usia. Itu tidak didasarkan nomor porsi yang berurutan, kalau terpenuhi salah satu kriteria tersebut maka bisa masuk ke BPIH tahap kedua," terang Aswari. (Ham). 


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar