Kamis, 27 April 2017

67,50 % Masyarakat Inginkan Gubernur Baru

BANDARLAMPUNG - Sebanyak 67,50 persen masyarakat Provinsi Lampung  menginginkan Gubernur baru untuk periode 2018-2023 mendatang.

Hal itu berdasarkan rilis hasil lembaga survei Kuadran yang dilakukan selama 5 hari,  mulai 21 April hingga 25 April 2017.

Dalam surveinya, terhadap masyarakat 15 Kabupaten / kota dengan menggunakan metode Cluster Random Sampling. Diperoleh keinginan masyarakat memiliki pemimpin baru.

67, 50 persen memilih Gubernur baru,  17 persen  tetap sang petahana, dan 15, 50 persen, masyarakat belum memutuskan.

Bahkan dilihat dari haisl survei, masyarakat belum tahu akan diadakannya Pemilihan Gubernur Lampung pada tahun 2018 mendatang. Diperoleh hasil 68, 75 persen menjawab belom tahu  dan 31,25 persen sudah tahu hajat pilgub lampung.

"Ini baru pemetaan politik awal menjelang pilgub 2018 mendatang, dan semua masih punya peluang untuk memenangkan Pilgub," ungkap Direktur Eksekutif Lembaga Survei Kuadran, Didi Wahyudi, di Kampoeng Bamboe, Kamis (27/4).

Menurut Didi, pihaknya menjamin keakuratan data dan independensi hasil survei tersebut.

"Kami menjamin kredibilitas kita. Dan tidak ada intervensi dari parpol atau condong ke salah satu cagub," katanya.

Dijelskannya, hasil survei ini bukan berarti memojokkan sang Petahana, namun mengingatkan bahwa Lampu Kuning bagi Gubernur saat ini untuk Pilkada serentak nanti.

Selain itu, kata Didi, Aspirasi masyarakat saat ini lebih condong pada masalah infrastruktur 67,00 persen dari pada masalah pendididikan, kesehatan dan lainnya. (Cah).
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar